Jokowi Tumbang Sebelum Akhir Masa Era Pemerintahannya Tahun 2024
JOKOWI TUMBANG SEBELUM
AKHIR KEKUASAANNYA
2024
Pakar
ekonomi mantan menteri keuangan Dr.Rizal Ramli prediksi perekonomian Indonesia
setahun ke depan sangat berat. Penerimaan Negara dari sektor pajak akan
menurun. Pertumbuhan ekonomi hanya berkisar di angka 4 persen. Bukan di atas 5
persen seperti sebelumnya. “Menteri keuangan (Sri Mulyani-red) katanya terbaik
di dunia, tapi menteri keuangan terbalik di Indonesia,” kata Rizal Ramli di ILC
Tv One, Selasa 9 Juli 2019. “Negara akan utang ke luar lagi, tapi bunga bank
dinaikkan. Semua banker senang memberi pinjaman ke Indonesia dengan bunga
besar,” sorong Rizal.
Era
pemerintahan Soeharto tahun 97-98 kita pinjem uang dari IMF. “IMF kasih
pinjaman tapi dia atur bahan bakar premium kita naik 40 persen, minyak tanah
naik 45 persen. Akibatnya tahu sendiri,” kata Rizal, dengan maksud,
pemerintahan Soeharto kacau lalu diturunkan oleh demo demo mahsaiswa dan
rakyat. Soeharto pun dipaksa mengundurkan diri.
Berkait dengan beratnya perekonomian
kita, banyak peramal menyebut pemeintahan Jokowi-KH.Ma’ruf tidak akan sampai
2024. Dalam waktu dua tahun diturunkan oleh MPR. “Pemerintahan Jokowi lemah dan
akan mudah digoyang,” ungkap KH.Al Fatah, pada Mystery.
Namun Ustad Muhamad Salim,58 menangkis
ramalan itu. “Itu ramalan ngawur dan asal bunyi,” katanya. Ustad Muhamad Salim
melihat bahwa pemerintahan Jokowi-KH.Ma’ruf sangat kuat dan bertahan hingga
2024. Bahkan perekonomian kita akan semakin baik. Pertumbuhan ekonomi akan
berada di atas 6 persen, labih baik dari era 2014-2019 yang berada di atas
dikit 5 persen. “Jokowi akan mengambil kebijakan ‘keras’ dan Negara akan
semakin maju. Jokowi meninggalkan legacy, kesan baik saat dia kembali jadi
rakyat biasa di tahun 2014,’ ungkap Muhamad
Salim.****

Komentar
Posting Komentar