Nyali Walikota Kota Tangerang Arief R.Wismansyah Melawan Yasonna Loly Menkumham. Wahidin Halim Gubernur Banten Marah.
Walikota Kota Tangerang Arief
R.Wismansyah Tantang Menteri Yasonna Lauly
Perseteruan
walikota Kota Tangerang Arief R.Wismansyah dan menkumham Yasonna Lauly
nampaknya sudah berakhir. Yang mendamaikan adalah sekjek Depdagri tadi siang,
Kamis 18 Juli 2019 di kantor Kemendagri Jakarta. Gubernur Banten Wahidin Halim
juga menjadi penengah. Dan Arief Wismansyah dihadirkan juga di kemendagri.
Namun Yasonna Lauly tidak hadir,
mewakilkan mediasi itu dengan dirjennya.
Persoalan perseteruan Arief dengan Yasonna
Lauly gara-gara pembangunan gedung Politeknik Pemasyarakatan dan Imigrasi di
kawasan terbuka hijau di Jalan Pemuda, Kota Tangerang, Banten. Gedung itu
dianggap Arief liar. Karena tidak memiliki ijin mendirikan bangunan IMB dari
pemda Kota Tangerang. Arief sengaj tidak mengeluarkan ijin bangunan gedung itu
karena didirikan di kawasan terbuka hijau.
Pada tanggal 9 Juli 2019 lalu, menteri
hukum dan HAM Yasonna Lauly meresmikan gedung itu. Arief jengkel pada menteri,
di mana gedung tanpa IMB di wilayahnya diresmikan oleh menteri. Arief merasa
dikangkangi, diabaikan oleh menteri.
Maka itu, Arief memerintahkan jaringan
listrik, air dan pengambilan sampah diputus ke wilayah areal tanah, perumahan
dan perkantoran di bawah kemenkumham termasuk ke kantor imigrasi dan lembaga
pemasyarakatan. Listrik jalan dimatikan Arief dan sampah tidak diambil.
Sementara dampak pematian dan penghentian pengambilan sampah itu berakibat ke
20 RW dan 50 RT. Masyarakatpun menjerit.
Gubernur Banten Wahidin yang mantan
walikota Kota Tangerang berang. Marah kepada Arief, mantan wakilnya saat walkot
ini, untuk menghidupkan kembali penerangan daerah perumahan, perkantoran dan
tanah Kemenkumham itu. Arie pun kembali menghidupkan lampu dan mengambil sampah
yang menumpuk.
“Sebenarnya ini tidak ada masalah yang
prinsifil. Cuma kurang komunikasi dan salah pengertian. Mudah mudahan selesai
benaran, tidak ada perselisihan lagi. Semoga benar benar selesai lah,” kata
Wahidin Halim.
Aset Kemenkum HAM di Kota Tangerang
cukup luas. Dan itu dimiliki oleh departemen sejak lama. Sejak Kota Tangerang
masih di bawah provinsi Jawa Barat. Belum ada pemekaran menjadi provinsi
Banten. Perumahan Kehakiman sangat luas di Kota Tangerang, kebetulan dekat,
nempel langsung dengan kantor pemerintahan Pemda Kota Tangerang. Bahkan masjid
Al Azom itu nempel dengan kompleks Kehakiman alias Kemenkumham. ****

Komentar
Posting Komentar