IBLIS AJAK GOTONG BUNUH BAPAK KANDUNG DEMI PELAMPIASAN ANGKARA MURKA
IBLIS AJAK BUNUH
BAPAK KANDUNG
Tugas
iblis bisiki hati manusia untuk berbuat jahat. Jangan jadikan iblis kambing
hitam jika tak kuasa menolak ajakannya. Maka itu, seringlah istiqfar. Rajin
mengingat Allah Azza Wajalla. Iblis bukan alasan gelap mata membunuh ayah
kandung. Sebab sudah tugas Si IBLIS dari Tuhan untuk ajak manusia LAKUKAN TINDAKAN SUPER JAHAT.
Denis Yusuf alias Gotong, 31 tahun,
ayah dua anak, petani DARUL Makmur, Nagan Raya, Aceh. Peristiwa 10 Juli 2019 di wilayah Darul makmur, Nagan Raya, Aceh.
Dengan pisau dapur GOTONG tusuk Muhamad Yusuf, ayah kandungnya dua lobang tusukan tajam, menghujasm jantung, bersimba darah dan tewas.
Dengan pisau dapur GOTONG tusuk Muhamad Yusuf, ayah kandungnya dua lobang tusukan tajam, menghujasm jantung, bersimba darah dan tewas.
Pasalnya adalah dendam. Ayahnya
janjikan tanah sawit dua hektar kepadanya. Lalu suatu senja, dia tagih dan
ayahnya menolak memberi. Saat Gotong ngotot membentak, ayahnya marah lalu
menempeleng Gotong.
Iblispun beraksi. Dibujuknya hati
Gotong agar melampiaskan dendam angkara murka ayahnya keesokan harinya. “Bunuh,
bunuh bapakmu!” bisik Iblis. Gotong tak ingat Allah Sang Pencipta, tak juga
ucapkan istigfar dan zikir. Iblispun makin
bersemangat dan beringas membujuk Gotong. Gotongpun jadi beringas.
Arkian maka ditemui lagi ayahnya di
kebun sawit. Dia siapa pisau sebagai alat menghabisi nyawa ayahnya. Belum
sempat mengingat Allah berzikir dan membiarkan iblis berkibar di hatinya, tiba
tiba mata Gotong berubah. Dia lihat Muhamad Yusuf bukan lagi ayahnya. Matanya
melihat Muhamad Yusuf musuh dan buru buru ditikam dan dimatikan.
“Saya menyesal dan minta maaf kepada
adik adik saya yang masih kecil. Minta maaf kepada anak-anak dan istri saya.
Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada ibu saya,” desis Gotong di balik
teralis besi tahanan Polres Nagan Raya, Aceh. “Saya sangat menyesal,” imbuh
Gotong dengan suara tersendak dan airmata mengalir dari bola matanya.
Tapi sudahlah, semuanya sudah
terlambat. “Maafnya itu tidak berpengaruh apa-apa, suami saya sudah meninggal
di tanganya,” ungkap Haryatun, ibu empat anak, emak tiri Gotong. Isteri Muhamad
Yusuf setelah ibu kandung Gotong tiada.
Kini Gotong menanti sidang pengadilan.
Polisi mengaitkan pasal 340 KUHP, sebagai tindakan kejahatan pembunuhan
berencana kepada Gotong. Ancaman hukuman seumur hidup, hukuman mati atau palin
g sedikit 20 tahun penjara.
Gotong didatangi bayangan arwah
ayahnya Muhamad Yusuf di tahanan. Matanya sulit tidur karena tekanan mental
penyesalan dan gundah gulana. Tapi semua sudah terlambat dan Iblis telah
berhasil mempengaruhinya. Melakukan sesuatu yang jarang terjadi, anak membunuh
ayah kandungnya sendiri. Maka itu, selalu istiqfar dan ingat Allah. Lalu
berucap zikir, memuji kebasaran Allah dan kasih sayang serta kebesaran-NYa.
Iblis akan menyerah dan menjauh, paling tidak terbakar karena bantuan Allah
Yang Maha Agung.****
AWENI D.PARAMITHA TIA


Komentar
Posting Komentar