Insya Allah Corona Habis 24 April 2020...
INSYA ALLAH
CORONA HABIS PADA
JUMAT
KLIWON 24 APRIL 2020
Mematikan: itulah virus corona. Tapi jangan cemas,
setiap Allah Azza Wajalla menurunkan penyakit, pasti dengan obat. Allah turunkan penyakit, dengan
kekuasaan absolut-Nya, Allah sertakan obatnya. Cuma para ahli belum menemukan.
Sedikit demi sedikit sudah bisa dilakukan. Ratusan orang di dunia tertolong.
Tidak semua yang terpapar corona, mati semua.
Kenapa
Allah sebarkan virus corona? Allah Azza Wajalla menguji ummat-Nya. Kuat engga
sih imannya, hanya dengan corona? Kalau tidak bertuhan lagi, kehilangan
kepercayaan pada Illahi Rabbi, janya karena corona, maka, tamatlah iman. Lalu,
neraka jahanam imbalannya.
Bayangkan
nanti. Saat menjelang kiamat, akan turun bermilyar Dajjal. Sosok sakti
mandraguna. Dajjal akan mengaku Tuhan. Dia menunjukkan kehebatannya. Laut
disulap Dajjal jadi daratan. Darat disulapnya jadi lautan. Sapi disimsalabim
jadi kuda. Kuda disulap jadi singa. Dajjal akan beri penyakit, atas perintah
Allah, kepada manusia. Sakit lumpuh dan gagap tak keluar suara. Lalu dengan
kesaktiannya, Dajjal sembuhkan manusia sakit itu. Dengan menepuk dada, dialah
Tuhan dan berimanlah kepadanya. Bagi manusia yang takur mati, mendewakan harta,
akan tunduk pada Dajjal dan bertuhan kepadanya.
Vorus
corona sih kecil. Baru segini, manusia sudah kehilangan iman. Sudah syirik
bahkan jadi kafir. Bagaimana saat Dajjal datang nanti? Lalu, manusia yang lemah
iman, semua akan berpaling dari Allah Azza Wajalla dan menyembah Dajjal.
Padahal Allah Yang Maha Agung yang menseting semuanya. Untuk menguji ummatnya,
sampai di mana sih iman para ciptaan-Ku? Nabi Isa AS, turun untuk melawan
Dajjal. Dan terjadilah pertempuran seru dan Kanjeng Nabi Isa AS menang. Kiamat
pun tiba dan bumi hancur lebur dan kita semua ke alam Barzah, alam Marshal dan
pengadilan akhirat. Neraka atau ke surge, itulah jalan kita. Bukan pilihan tapi
ketentuan Ilahiah.
Berdasarkan wisik mistika supranaturalita, virus
corona hanya bertahan kurang dari sebulan. Pada Hari Jumat Kliwon, 24 April
2020, virus itu sudah ke langit semua. Bumi aman dan manusia jadi tenang
kembali. Hubungan silaturahim yang tersendat, akan pulih lagi. Mesjid yang sepi
akan ramai kembali. ****
Dewi Kalamukti

Komentar
Posting Komentar