GARA GARA KORONA KITA BUKAN SAJA KEHILANGAN SOLIDARITAS -TOLERANSI TAPI JUGA HILANG RASA SIMPATI SESAMA


APAKAH JENAZAH HARUS DIBENAMKAN KE DASAR LAUT?
Wawancara Maryadi, 63 tahun,  korban korona. Dia seakan bangkit dari kubur dan mengungkap isi hatinya. Dia sangat bersemangat dan  yakin, bahwa jika datang kematiannya, kematian itu jihad dan Allah sayang kepadanya. Allah yang maha rahman dan rahim.
Sementara aku diciptakan-Nya. Ditiupkannya rogku di kandungan ibu dan jadilah aku. Apa mungkin sih Allah lahirkanm aku ke dunia ini untuk disiksa? Ah tidaklah. Kalau Oshin di Sendai, Jepang dari lahir sampai tua disiksa, itu hanya cerita. Oshin adalah tokoh yang paling berbahagia di dunia.
“Aku sudah biasa tidak dihargai orang. Jangankan orang lain, anak-anak dan istriku sendiri tidak menghargai aku. Bahkan bukan cuma tidak dihargai, tapi aku dihina, dicucimaki dan dijauhi. Itulah korona. Covid-19 yang sadis itu. Nempel, masuk dan menghentikan, nafas, lalu mati. Simple kan?” Tanya arwah Maryadi, tak menuntut jawaban.
“Dokter banyak yang ngarang, bukan dokter medis abal abal, tapi mereka ngecap, sok tau dan akgirbnya Negara banyak yang kacau balau oleh keternagan soal korona yang ngawur,” kata Maryadi.
Seharusnya tak perlu takut pada korona. Yang perlu takut adalah manusia yang sok tahu soal korona. Korona tidak berbahaya. Yang bahaya penyebarannya yang cepat. Maka itu dibutuhkan lockdown, ngurung diri di rumah.
Banyak orang takut mati era ini. Era korona yang heboh. Soalnya jika mati sekarang, tak ada ada yang nyelawat. Tak boleh dimandikan. Jenazah langsung dibukus plastik dan dikubur sebelum empat jam.
Di Kota Makasar  ratusan orang menghadang mobil ambulan jenazah yang akan dimakamkan di TPU Sidiang. Warga yang marah itu tetangga makam. Dia takut jenazah korban korona itu akan menularkan penyakit  ke mereka.
Manusia sudah kehilangan rasionalitas. Hilang solidaritas, toleransi dan kasih sayang  sesama. Kasihan keluarga korban. Jenazah tak boleh dimakamkan di Sidiang dan diminta pindah atau diceburkan ke laut. Waduh???****
YANA YULIANI MALIMPING


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HAJI BULGANON HASBULLAH AMIR ORANG KAYA RAYA YANG DERMAWAN..

Dunia Supramistika Tia Aweni D.Paramitha

Pengalaman Abang Bulganon Amir Mursyid Spriritual Tangguh Yang Dapat Bisikan Masuk Neraka